• PUSAT EKONOMI YANG MAJU: Kota Semarang sebagai pusat pendidikan, kesehatan, perdagangan, jasa, logistik, wisata, dan bisnis yang terintegrasi.
  • BERKEADILAN SOSIAL: Mengarahkan pembangunan Kota Semarang yang adaptif dan kolaboratif dengan mengedepankan aspek keadilan sosial yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
  • LESTARI: Pembangunan Kota Semarang dititikberatkan pada tata kelola lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman, serta berorientasi pada upaya untuk melindungi dan memperbaiki lingkungan alam, serta memastikan penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
  • INKLUSIF: Pembangunan Kota Semarang yang berkebudayaan dan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dengan melibatkan semua orang dari berbagai kelompok dan berbagai lapisan masyarakat tanpa meninggalkan salah satunya.

  1. Pemerataan pendidikan, kesejahteraan sosial masyarakat yang toleran dan pembangunan manusia.
  2. Kesehatan seluruh warga masyarakat.
  3. Pemenuhan papan, sandang dan pangan.
  4. Perekonomian inklusif, kemandirian ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya lokal, pengembangan ekonomi kreatif.
  5. Infrastruktur kota yang saling terhubung.
  6. Kualitas lingkungan kota dan pengendalian banjir rob.
  7. Pelayanan publik berkualitas, bersih keberadaban dan inklusif.

  1. Bantuan Operasional RT 25juta/th, peningkatan bantuan operasional RW dan penambahan bantuan LPMK.
  2. Sekolah Gratis di sekolah Negeri maupun Swasta bagi yang kurang mampu, dan tiket Bus Gratis bagi pelajar dan mahasiswa di area Semarang.
  3. Penambahan kuota umroh gratis, kuota insentif Marbot dan penjaga rumah ibadah lainnya. Penambahan kuota penerima insentif bagi seluruh guru ngaji dan guru keagamaan lainnya.
  4. Peningkatan pembangunan infrastruktur yang merata dan permudah pemilikan rumah bersubsidi.
  5. Peningkatan pelayanan kesehatan dan upaya penurunan angka stunting.
  6. Penambahan zona aktifitas gratis untuk masyarakat.
  7. Penyiapan support system untuk kompetisi olah raga dan seni serta inovator muda.
  8. Meminimalisasikan genangan banjir dan peningkatan penanganan rob.
  9. Dukungan sistem digitalisasi pemasaran UMKM dan peningkatan sinergi pemasaran melalui jejaring akademisi, pelaku dunia usaha, pemerintah, media dan komunitas.
  10. Dukungan terhadap pendirian Rumah Inspirasi bagi kelompok disabilitas di tingkat kecamatan.
  11. Optimalisasi anggaran pemberdayaan perempuan dalam perspektif kesetaraan gender, dan perlindungan anak.

  1. Layanan Publik yang Cepat, Tanggap dan Anti Ribet
  2. Zona Integritas/Wilayah Bebas Korupsi pada Seluruh Perangkat Daerah.